Cinta Segitiga, Diduga Jadi Motif Wanita di Cengkareng Bunuh Diri

Cinta Segitiga, Diduga Jadi Motif Wanita di Cengkareng Bunuh Diri

Jakarta - Wanita berinisial P (25) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Perumahan Grand Mansion, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (14/8) malam. Polisi menduga korban bunuh diri karena persoalan asmara.

"Iya dugaan sementara karena cinta segitiga antara korban dengan mantan pacar dan pacar barunya," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri, dikutip dari detikcom, Kamis (15/8/2019).

Khoiri menjelaskan, indikasi tersebut didasarkan dari keterangan sejumlah saksi. Di antaranya saksi pacar korban.

"Keterangan saksi, salah satunya pacarnya bahwa si almarhum ini sudah menjalin hubungan dengan saksi ini selama 3 tahun," kata Khoiri.

Namun kemudian hubungan asmara korban dengan pacarnya itu kandas sekitar 3 bulan lalu. Sejak saat itu, korban sering melamun dan tidak bersemangat.

"Kemudian ada saksi orang dekatnya yang pernah mendengar korban pernah bilang 'mau mengakhiri hidupnya'," imbuhnya.

Dugaan korban bunuh diri juga berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan laboratorium forensik. Dari hasil penyelidikan itu, polisi menduga korban tewas bunuh diri.

Korban pertama kali ditemukan tewas oleh adiknya dan saksi pembantu, pada Rabu (14/8) malam. Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di belakang kamar mandi.

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul "Cinta Segitiga, Diduga Jadi Motif Wanita di Cengkareng Bunuh Diri".